SENTUH HATIKU
Betapa ku mencintai
Segala yang telah terjadi
Tak pernah sendiri jalani
Hidup ini selalu menyertai
Betapa ku menyadari didalam
Hidupku ini kau selalu memberi
Rancangan terbaik oleh karena kasih
Reff : Bapa sentuh hati ku
Ubah hidupku menjadi yang baru
Bagai emas yang murni kau
Membentuk bejana hatiku
Bapa ajarku mengerti sebuah kasih
Yang selalu memberi
Bagai air mengalir yang tiada pernah berhenti.
Sabtu, 02 Agustus 2008
Lagu Rohani
Diposting oleh Juliana di 01.07 0 komentar
BINTANG
Karya : JULIANA
Betapa indahnya bintang-bintang diangkasa
Menerangi bumi di malam hari
Dimalam yang dingindan sunyi
Engkau selalu ada menemaniku
Disaat aku bersedih
Engkau selalu menghiburku dengan
Pancaran cahayamu yang indah.
Indahnya cahayamu mewarnai
Hati semua orang.
Tanpa engkau ada dimalam hari
Bumi akan gelap dan kesepian
Dan tanpa melihatmu
Hatiku akan kesepian dan tak ada yang
Dapat menghibur hatiku.
Engkau adalah segalanya keindahan
Bagiku dan bumi ini
Aku sungguh senang hidup didunia ini
Yang dihiasi dengan bintang-bintang yang indah.
Diposting oleh Juliana di 01.06 0 komentar
AKHIR PERSAUDARAAN
“Sophie, ayo makan,”panggil ibu dari dapur yang berada dilantai dasar.
“Ia mama saya segera turun,”jawab sophie sambil keluar dari kamarnya.
Sophie adalah anak yang baik hati,tidak sombong,pintar dan penyayang.Ia berusia 15 tahun .Sophie tinggal bersama kedua orangtuanya dan seorang kakak laki-laki yang bernama Frans.
Pagi begitu indah,tiba saatnya sophie bersama dengan kakaknya frans pergi kesekolah.Mereka pergi kesekolah tidak menaiki mobil tetapi mengendarai sepeda.Mereka sangat senang sekali mengendarai sepeda.Setelah tiba disekolah,mereka masuk keruangnya masing-masing.
“Selamat pagi teman-teman,”ucap sophie kepada teman-temannya.
“Pagi sophie,bagaimana kabarmu hari ini?’’.
“It’s ok,”jawab sophie dengan penuh semangat.
Sophie kelas 1 SMA,dia diangkat menjadi ketua kelas di kelasnya.karena semua teman-temannya sangat percaya bahwa ia adalah seorang yang bertanggungjawab.Dan kakaknya frans kelas 2 SMA.
Pelajaran 1 telah berakhir, dan lanjut kepelajaran 2.Saat itu ibu guru memberitahukan informasi penting yaitu besok pagi akan diadakan pameran lukisan antar kelas,bagi siswa yang memiliki lukisan yang sangat bagus boleh dibawa untuk dipamerkan dan juga ada hadiah bagi peserta yang memiliki lukisan terbaik.Ada salah satu siswa yang ingin mengikuti pameran lukisan tersebut namanya rina.Rina adalah seorang siswa yang pandai melukis,semua lukisan yang ia buat membuat orang-orang tersanjung,tapi ia adalah anak yang sombong dan gampang emosi.
Belpun berbunyi,bertanda istirahat,masing-masing siswa mengeluarkan bekalnya.Saat sophie membuka bekalnya,teman-temannya langsung daaing menggerumuninya.
“Wow,hari ini kamu bawa bekal kue ya,kelihatannya enak sekali,”kata teman sophie sambil tergiur-giur melihat kue sophie.
“Kalian boleh makan kok,aku masih punya banyak dirumah,”jawab sophie dengan riang.
“Wah,makasih ya sophie,kamu baik deh,”kata teman sophie dengan gembira.
Rina hanya membawa sup tulang sapi dan nasi,tidak ada yang mau melihat bekal bawaannya.Saat rina mau keluar,tiba-tiba sophie berdiri dan tanpa disengaja sophie menyenggol tangan rina dan menjatuhkan bekal rina.
“Aduh,maaf ya rina,”sapa sophie.
“Kamu sengaja
“Tapi,aku nggak ……….. ,”saat sophie ingin menyakinkan rina tiba-tiba rina keluar dan menyenggol sophie.
Sophiepun merasa bersalah karena telah menumpahkan bekal rina.Saat pulang sekolah,sophie bertemu dengan rina.
“Rina,aku minta maaf yah karena sudah menumpahkan bekalmu,”sapa sophie pada rina dengan penuh harapan agar rina mau memaafkannya.
Tapi rina tidak mau menghiraukannya dan ia langsung pergi.Kemudian frans melihat sophie dan mengajaknya pulang bersama.Dalam perjalanan pulang tiba-tiba turun hujan,dan membasahi seluruh tubuh sophie dan frans.Mereka bergegas pulang kerumah.Setelah tiba dirumah,ayah dan ibu melihat mereka basah kuyub.
“Aduh,anak mama jadi basah kuyub nih,cepat mandi dan ganti baju,nanti masuk angin lagi,”kata ibu dengan penuh kecemasan kepada sophie dan frans.
“Iya mama,”jawab sophie sambil kedinginan.
Sophie dan frans pun segera menuju kekamarnya dan mandi.Setelah mandi mereka pun makan malam bersama didapur lantai dasar.Sambil makan malam,mereka berbincang-bincang mengenai pameran lukisan besok.
“Oh,ia kakak.kakak punya lukisan
“Iya,kakak punya lukisan pemandangan dipantai.Kakak sih ikut lomba itu karena kakak dipilih oleh ibu guru untuk mewakili kelas kakak.Kalau di kelas kamu siapa yang mewakili?,”Tanya frans kembali pada sophie.
“Yang mewakili lomba lukisan dikelasku adalah rina,soalnya dia sangat hebat sekali melukis sama denga kakak.Tapi,aku heran deh kenapa aku tidak pandai melukis seperti kakak,mungkin aku bukan anak ayah dan ibu kali,”kata sophie sambil kebinggungan.
Mendengar perkataan sophie,ayah,ibu dan kak frans terdiam sejenak.
“sophie,kamu jangan berkata yang bukan-bukan yah,”tegur ibu.
“Maaf,ma,Lagipula akukan anaknya mama dan papa,”jawab sophie dengan gembira.
Setelah selesai sarapan,merekapun kekamar mereka masing-masing.
Keesokkan harinya,sophie dan frans bersiap-siap berangkat kesekolah.
“Hati-hati yah sophie menggendarai sepedamu,”sambil mencium dahi sophie.
“Iya,mamaku sayang.Kami pergi dulu yah papa dan mama,”kata sophie dengan senang.
Tepat pukul 07.30 mereka sampai disekolah dan acara pameran lukisan akan segera
dimulai.Saat masuk ke Aula sekolah,tempat dipajangnya berbagai lukisan.Sophie
bertemu dengan rina.
“Selamat pagi rina,”sapa sophie.
“Pagi,” sambil cuek.
Sophie terdiam melihat sikap rina.Tetapi dalam hatinya ia tidak menyimpan rasa dendam
pada rina.Lalu sophie masuk ke Aula melihat lukisan-lukisan yang bagus.
Penggumuman pemenang lomba lukisan akan segera dimulai.Saat menggumumkan peserta pemenang,ternyata kak frans menjadi pemenang pertama dan pemenang kedua rina temannya.
“Wah kakak selamat yah,”kata sophie dengan penuh gembira.
“Makasih banyak adikku yang cantik,”sambung frans.
Saat sophie dan frans mau keluar tiba-tiba didepan ada rina yang sedang lagi menunggu seseorang.
“Sophie,maaf yah atas sikapku padamu,aku yakin kok kamu nggak sengaja menjatuhkan bekalku,”maaf rina pada sophie.
“Nggak apa-apa kok,aku maafin kamu,aku pulang dulu yah,”sambung sophie.
Sophie dan frans pun pulang sambil menggendarai sepeda.Saat mereka mau melintasi jalan,dompet sophie terjatuh,dan saat mau menggmbil dompetnya,tiba-tiba ada sebuah mobil yang melintasi jalan tersebut dan kemudian menabrak sophie.
“Sophie……… ,”teriak frans.
Sophie terbaring dijalan dengan penuh luka yang parah.
“Sophie,bertahanlah kak akan membawamu kerumah sakit,”panik frans.
Frans bergegas-gegas membawa sophie kerumah sakit.Dan akhirnya franspun tiba dirumah sakit dan menyerahkannya kepada dokter.
“Dok,tolong selamatkan adikku,”cemas frans.
“Kami akan berusaha sekuat mungkin,”kata dokter.
Frans segera menelpon ayah dan ibu untuk pergi kerumah sakit.Selesai menelpon,dokter lalu keluar dan memberitahukan kepada frans bahwa sophie kekurangan darah dan stok darah AB dirumah sakit tersebut sudah habis.
“Dok,ambil darahku saja,”kata frans.
“Baik,mari ikut saya,”sambung dokter.
Franspun masuk ke ruang pemeriksaan.Tapi setelah diperiksa darah frans tidak cocok dengan darah sophie.
“Bagaimana nih dokter,”panik frans.
“Kita tidak bisa menunggu lagi,kalau tidak nyawa sophie akan terancam,”cemas dokter.
Tiba-tiba ayah dan ibu frans datang menemui frans.
“Bagaimana,keadaan sophie frans,”kata ibu frans sambil menanggis.
“Ibu sekarang ini keadaan sophie sangat gawat ia kekurangan darah dan darahku dengan darah sophie tidak sama ibu,’sambung frans.
Mendengar ucapan frans,ayah dan ibu merasa kuatir dan takut kehilangan sophie.
“Ayah,apa yang harus kita lakukan……. ,’kuatir ibu.
“Kita berdoa saja ibu mudah-mudahan Tuhan menurunkan berkat keselamatan pada sophie,’kata ayah untuk menyakinkan ibu.
Frans merasa binggung atas perkataan ayah.
“Apakah ayah dan ibu hanya berdiam saja melihat sophie dalam keadaan tidak baik,”bentak frans pada ayah dan ibu untuk berbuat sesuatu.
“Tenang,frans…..kita harus bersabar,”ayah menyabarkan frans.
“Tapi,sophie dalam keadaan kritis ayah,’cemas frans.
Ayah dan ibupun tidak bisa berbuat apa-apa karena darah mereka juga tidak sama dengan sophie.
“Frans,sebenarnya sophie adalah bukan anak ayah dan ibu,”kata ibu dengan sedih.
“Mengapa bisa begini ibu…… ,”saut frans.
Ibu franspun akhirnya menceritakan kepada frans tentang sophie.Sophie adalah anak
Yang dibuang dari orangtua yang nggak jelas asal-usulnya.Saat malam tiba,ibu mendengar suara tanggisan bayi didepan pintu.Kemudian ibu keluar untuk memastikan keadaan diluar dan ternyata ibu menemukan bayi yang tergeletak diteras.Ibu pun merasa kasihan kepada bayi tersebut karena dibuang oleh orangtuanya.Dan ibu bertekad akan merawat bayi ini hingga tumbuh dewasa.Dan saat ini ibu dan ayah belum mengetahui siapa orangtua dari sophie.
“Jadi,sophie bukan adik frans bu….. ,”kata frans dengan penuh amarah.
“Iya,frans,”sambung ibu untuk menyakinkan frans.
“Tidak mungkin…… ,”teriak frans dengan sedih.
“Sudahlah frans,kita harus bersabar dan berdoa agar Tuhan mengabulkan permohonan kita,”saut ayah kepada frans.
Tiba-tiba dari kejauhan datanglah rina menghampiri mereka.
“Frans,apa yang terjadi disini,”Tanya rina.
“Kamu rina
“Emangnya,darah kamu dengan sophie nggak sama yah,’tanya rina lagi pada frans.
“Iya,sebenarnya sophie bukan adikku,”kata frans dengan penuh kesedihan.
“Darah sophie golongan apa.Siapa tau sama dengan darahku,”kata rina pada frans berharap dapat membantu sophie.
Franspun berpikir sejenak.”golongan darah sophie adalah AB”
Rinapun terkejut dan ternyata golongan darahnya sama dengan sophie!
“Baiklah,aku akan mendonorkan darahku pada sophie karena sophie sudah banyak berbuat baik padaku,”rinapun segera masuk keruang pemeriksaan.
Beberapa jam kemudian,akhirnya sophie pun sadar dari komanya.Kemudiaan rina lalu
pergi karena masih ada urusan penting yang mesti ia selesaikan.
“
“Yah udah makasih banyak rina,”ucap terima kasih ibu pada rina karena sudah menyelamatkan sophie.
“Iya….tante,sampai jumpa,”rina melanjutkan langkahnya.
Sophie sangat senang melihat ayah,ibu dan kak frans yang selalu menemaninya.
“Ibu,aku kangen nih….,”sophie tersenyum manis.Maaf yah,kak frans gara-gara aku kakak jadi repot.
“Nggak apa-apa,tapi lain kali kamu harus berhati-hati yah,jangan sampai terjadi seperti ini lagi,”nasehat frans pada sophie.
“Baik kakakku tercinta.Ibu tadi sepertinya aku mendengar suara rina temanku.Apa dia ada tadi disini bu?”.tanya sophie pada ibu.
Ibu terdiam mendengar pertanyaan sophie tentang rina.
“Oh…nggak ada siapa-siapa kok,”jawab ibu ragu.
“Oh,gitu yah.Ibu apa besok aku udah boleh pulang,”Tanya sophie.
“Boleh,sayang,”ucap ibu.
Keesokkan harinya,sophie dan keluarganya pulang kerumah.Sophie membutuhkan istirahat yang cukup untuk memulihkan kesehatannya.Dan hari itu hanya frans yang pergi kesekolah.Tiba disekolah frans bertemu dengan rina.
“Hai,frans.bagaimana keadaan sophie,apa dia baik-baik aja,”Tanya rina pada frans.
“Iya,dia baik-baik saja dan dia lagi istirahat dirumah,”jawab frans.Rina apakah kamu punya seorang adik perempuan.
“Sebenarnya nggak punya sih tapi ibu pernah bilang kalau aku sebenarnya punya seorng adik perempuan,”ayin rina.
“Emangnya adik kamu pergi kemana?”Tanya frans lagi pada sophie.
“Entahlah,aku juga nggak tau dia dimana sekarang ini.Aku nggak tau dimana ibuku membawanya,”seingat rina tentang adiknya.
Belpun berbunyi,frans dan rina segera masuk kekelas mereka masing-masing. Sepulang sekolah Frans mengajak rina ke taman untuk mendengar cerita tentang adiknya. Pelajaranpun telah usai, Frans dan rina pergi ke taman.
“Bagaimana kelanjutan ceritanya,”Frans ingin mengetahui tentang adiknya rin.
Rina pun mulai bercerita tentang adiknya.Adiknya memiliki tanda dipunggungnya seperti ada tiga bulat yang melingkar.Dan usianya beda satu tahun dari rina. Mendengar cerita dari rina franspun mulai berpikir siapakah orangtua dari Sophie.
“oh…yah orangtuamu sekarang ada dimana ?”Frans bertanya pada rina.
“Ayahku udah meninggal dunia dan ibuku saat ini lagi sakit dirumah”,rina bersedih.
“maaf aku nggak bermaksud membuatmu sedih,”sapa Frans agar rina tidak bersedih lagi.
Rina dan Frans pun akhirnya pulang kerumah mereka masing-masing.Dirumah Frans merasa aneh pada sophie. Dia berpikir apa yang diceritakan rina sama dengan cerita sophie.Kemudian Frans bertanya pada sophie.
“Sophie apakah dipunggungmu ada sebuah tanda yang berwarna hitam?”tanya Frans pada sophie untuk memastikannya.
“Emangnya ada apa kak tumben kakak menanyainya?”tanya sophie kembali pada Frans.
“Nggak Cuma nanya ayin kok,”curiga Frans pada sophie.kalau begitu kakak kekamar kakak dulunya,
Sophie merasa aneh atas sikap Frans hari ini kepadanya.Malam harinya Frans menemui ibu diruang tamu dan menanyakan tentang sophie.
“Ibu… bolehkah saya bertanya pada ibu, apa benar dipunggung sophie ada sebuah tanda,”Frans bertanya pada ibu berharap dapat menjawab pertanyaannya.
“Sepertinya ada,ibu pernah melihat dipunggung sophie ada tiga bulatan kecil yang berwarna hitam dipunggungnya.Emangnya ada apa sih Frans kok kamu menanyai tentang tanda dipunggung sophie”,ibu memastikan Frans apa yang membuat dia bertanya tentang hal tersebut.
“Ternyata…. Apa yang dikatakan rina sama dengan tanda dipunggung sophie.Jangan-jangan sophie adalah adiknya rina,”piker Frans dengan yakin didalam hatinya,makasih ya ibu.
Keesokan harinya Sophie pun boleh bersekolah lagi dan ia tidak mungkin menggendarai sepeda lagi tetapi diantar oleh ayahnya,begitu juga dengan Frans ikut bersama sophie.
“wah… hari ini aku senang sekali bersekolah lagi!”ceria sophie.
“Kamu terlihat senang sekali ya sophie,”Sapa Frans pada sophie, tetapi didalam hati Frans,ia merasa sedih karena sophie bukanlah adiknya.
Tiba disekolah, sophie disambut meriah oleh teman-teman baiknya.Ia sangat senang sekali ,dansaat itu ia melihat rina duduk sendiri dikelas,ia terlihat sedih.Sophie ingin menemaninya tapi rina langsung pergi.Selesai pelajaran merekapun akhirnya pulang dan sophie dijemput oleh ayahnya.
“kakakayah udah menjemput kita,”mencoba mengalihkan perhatiaan frans padanya.
“Sophie,kamu pulang aja duluan,entar aku nyusul,”frans kemudiaan pergi.
Dan ketika sophie menaiki mobil dari kejauhan,ia melihat frans dan rina lagi membicarakan sesuatu.Sophiepun semakin curiga pada frans tapi sophie tidak mengikutinya,ia langsung pulang.
Frans dan rina pergi ketempat biasanya mereka mengobrol.
“Rina,kamu kenapa,kok kamu terlihat sedih sih,”sapa frans.
“Sebenarnya ibuku lagi sakit parah dan aku tidak punya uang untuk membawanya kerumah sakit,”kata rina dengan sedih.
“Kalau begitu baiklah,rina antarkan aku kerumahmudong,”frans berharap membantu rina.
“Baiklah,ayo ikuti aku,”rina langsung mau menghantar frans kerumahnya.
Tiba dirumah rina,ibunya terlihat jatuh dari ranjang dan terbaring di lantai.
“Ibu….bertahanlah,”cemas rina
“Ayo,bawa ibumu kerumah sakit,”saut frans pada rina.
“Baiklah,”sambung rina dengan cemas.
Tiba dirumah sakit,ibu rina pun dibawa keruang pemeriksaan.Dan syukurlah ibunya rina baik-baik saja.Setelah ibu rina sadar,frans berharap dapat berbicara pada ibu rina untuk mengetahui tentang adiknya rina.
“Tante,apa boleh aku bertanya tentang sesuatu,”tanya frans pada ibu rina.
“Boleh,apa itu,”sambung ibu rina pada frans
Franspun mulai bertanya pada ibu rina.Saat bertanya tentang adiknya rina,ibu rina merasa sedih dan menyesal karena sudah membuang buah hatinya yang sangat berharga baginya.Ibu rina melakukan itu karena waktu itu keadaan sangat mendesak,uang untuk membeli makanan tidak cukup untuk makan sehari-hari.Dan saat itu adik rina lagi sakit parah dan aku tidak tau harus berbuat apa,kemudian aku meletakkannya disebuah rumah yang sangat kaya,dan berharap dapat merawatnya dengan baik.
Kemudian frans bertanya lagi mengenai tanda pada adik rina.Dan ibu rina mengatakan memang ada tanda dipunggung adiknya rina seperti 3 bulat hitamyang melingkar.Akhirnya franspun mengetahui bahwa sophie adalah adik dari rina,yang selama ini dicari-cari oleh rina.Dan saat itulah ibu rina dan rina sudah mengetahui dari frans karena franslah yang langsung mengatakannya kepada mereka sebab frans merasa kasihan pada ibu rina yang begitu rindu pada anaknya.
Saat frans tiba dirumah,ia langsung menemui ayah dan ibunya dan mengatakannya pada mereka.
“Ayah,ibu …ada sesuatu yang ingin saya sampaikan.Saya sudah mengetakui siapa orangtua dari sophie,’frans mengatakan hal yang sesungguhnya pada orangtuanya.
Mendengar ucapandari frans,ayah dan ibu menjadi kaget.dan dibalik pintu ada sophie yang tak sengajamendengar ucapan dari frans.Sophiepun merasa sedih karena selama ini orangtua yang sangat ia sayangi bukanlah orangtuanya.Sophie pun menjadi sangat marah,ia langsung membuka pintu dengan keras.
“Ayah,ibu jadi apa yang dikatakan frans itu benar,jawab bu.Mengapa kalian tidak mengatakannya kepadaku,’teriak sophie dengan sedih dan penuh emosi.
“Maafkan kami sophie,kami tidak bermaksud menyembunyikannya darimu.Kami hanya ingin kamu terua ada bersama-sama dengan kami lagi,’dengan penuh harapan ibu menyakinkan sophie.
“Kak frans,emangnya siapa orangtuaku yang sebenarnya kak,jawab kak,jawab,”bentak sophie pada frans.
Frans tidak ingin mengatakannya tetapi karena sophie memaksa frans,akhirnya frans mengatakan yang sebenarnya,ia tidak ingin kehilangan adik kesayangannya.
“Sophie,dengarkan kakak.Sebelum kakak menjawab pertanyaan dari kamu,kamu harus berjanji tidak akan meninggalkan kami.Dan ibumu saat ini ada di rumah sakit umum untuk pemeriksaan karena mempunyai sakit penyakit,ayahmu sudah meninggal,”sekilas dari frans tentang orangtua sophie.
“Jadi,siapa nama ibuku,siapa…..kak,”bentak sophie lagi pada frans.
Ibu berusaha menenangkan sophie,tapi ibu tidak ingin melihatnya kalau ia marah.
“Sophie,orangtua kamu adalah orangtua dari rina teman sekelasmu.Dan rina itu adalah kakak kamu,”jawab frans dengan terpaksa.
Tiba –tiba sophie lalu lari keluar segera pergi kerumah sakit menemui ibunya.Kemudian ayah ibu dan franspun mengejar sophie.Saat sophie inginmenyebrangi jalan,tiba –tiba ada mobil yang besar menabraknya.Iapun terbaring kesakitan dijalan.
“Sophie….. ,”teriak ibu.
Ayah ibun dan frans kemudian menghampiri sophie.
“Astaga sophie,mengapa bias begini.Bertahanlah sophie ibu akan membawamu kerumah sakit,”ibu menjadi sangat takut melihat kondisi sophie.
Kemudian sophie meminta tolong pada frans untuk mengantarnya menemui ibunya dan kak rina.Kemudiaan mereka bergegas-gegas membawa sophie kerumah sakit untuk pemeriksaan.Kemudian mereka segera mencari ibu sophie dan kakaknya rina.Dan akhirnya mereka bertemu dengan ibu sophie dan mengatakan bahwa anaknya ada disini dan pada saat ini lagi pemeriksaan karena mengalami kecelakaan.Merekapun begitu kaget mendengar kejadiaan tersebut.Kemudian mereka bergegas menemui rinr.Akhirnya pemeriksaan pun telah selesai dan dokter mengatakan bahwa kondisi sophie sangat parah dan sulit untuk mengatasinya,dokterpun tidak tau harus berbuat apa lagi,dokter telah berusaha sekuat mungkin tetapi hasilnya tidak baik.
“Saya minta maaf,dan sepertinya sophie tidak bisa diselamatkan lagi,waktunya tidak lama lagi,maafkan kami,”kata dokter dengan prihatin.
Mendengar perkataan dokter,mereka semua sangat sedih.Air mata terus berjatuhan tanpa henti.Dan merekapun segera menemui sophie dengan hati yang penuh kesedihan.
“Sophie,anakku,ibu sangat merindukanmu,maafkan ibu sophie karena telah membuangmu,sebab ibu tak tau harus berbuat apa lagi untuk menyelamatkanmu,”jelas ibu pada sophie untuk menyakinkan sophie.
Sophiepun tidak berkata apa-apa, ia hanya memberi senyum terindah pada ibunya yang sesungguhnya.Rinapun merasa senang dapat bertemu dengan adiknya yaitu sophie.Sophie kemudian berkata-kata pada ibunya untuk ucapan terakhirnya.
“Ibu,kak rina…aku sangat senang bertemu dengan kalian lagi.Aku ingin terus bersama kalian dan tidak ingin berpisah dari kalian,”ucap sophie dengan gemetar dan penuh dengan kesedihan,”kata sophie.
Ibu rina dan keluarga frans sangat sedih mendengar perkataan dari sophie.Mereka tak tau harus berbuat apa lagi untuk menyelamatkan sophie.Mungkin Tuhan memang mau membawa sophie, untuk pergi bersama-Nya.
“kalian kok diam,ayolah….ngomong jangan diam saja.Apa aku akan pergi kesurga bersama Tuhan,iakah ibu……,”teriak sophie karena ia tidak mau berpisah lagi pada ibu dan kakaknya.Aduh…..ibu,sakit sekali,sakit bu,ah…..,”sophie merasa begitu sakit seperti tidak berdaya lagi.Dan saat itu sophie menghembuskan nafas terakhir dan akhirnya ia pergi meninggalkan orang-orang yang sangat ia sayangi.Mungkin Tuhan berkehendak lain dan aku harus meninggalkan keluargaku.Atau Tuhan tidak mengizinkanku bertemu dengan orng-orang yang sangat aku sayangi.Aku rela berpisah dengan orangtua dan aku mau ikut Tuhan kedalam kerajaan surga-Nya.Aku harus pergi ibu,kak rina,ayah,ibu dan kak frans,aku takkan melupakan kasih Sayang yang begitu indah untukku.
“Sophie,sophie….jangan tinggalkan ibu,”teriak ibu sophie.Ibu belum memberikan kasih SayAng ibu padamu sophie.Tapi dalam lubuk hati mereka semua harus merelakan kepergian sophie,tapi mereka tidak akan pernah melupakan senyun terindah dari sophie.Akhirnya pertemuaan antara ibu dan kak rina harus berhenti sampai disini.Dan merekapun mulai menjalani hidup mereka masing-masing dengan bahagia tanpa kehadiran sophie
karya:juliana.
Diposting oleh Juliana di 01.00 0 komentar
Label: bulan bahasa
